Kucing Mencret (Diare): Penyebab dan Kapan Harus Waspada
Diare atau mencret pada kucing itu umum, tapi jangan disepelekan — terutama kalau berlangsung lama atau menyerang anak kucing. Kucing kecil bisa cepat dehidrasi dan kondisinya menurun dalam hitungan jam.
Catatan: Artikel ini edukasi, bukan pengganti pemeriksaan dokter hewan. Kalau diare disertai lemas, muntah, atau ada darah, segera hubungi dokter hewan.
Penyebab Kucing Mencret
- Ganti makanan mendadak atau makanan yang tidak cocok.
- Makan sesuatu yang tidak semestinya — sisa makanan basi, sampah, tanaman.
- Parasit seperti cacing atau protozoa (giardia, coccidia) — umum pada anak kucing.
- Infeksi virus atau bakteri.
- Intoleransi/alergi makanan.
- Stres karena perubahan lingkungan.
- Penyakit tertentu (masalah pankreas, hipertiroid, radang usus) — terutama diare kronis.
Penanganan Awal di Rumah (Kasus Ringan)
Kalau kucing dewasa masih aktif, diare baru sebentar, dan tanpa tanda bahaya:
- Pastikan air minum bersih selalu tersedia — dehidrasi adalah risiko utama diare.
- Beri makanan hambar dan mudah dicerna dalam porsi kecil (misalnya ayam rebus tanpa bumbu, atau makanan khusus pencernaan).
- Jaga kebersihan litter box dan pantau frekuensi serta bentuk fesesnya.
- Hindari ganti makanan mendadak; lakukan transisi bertahap.
Jangan memberi obat diare manusia — banyak yang berbahaya bagi kucing.
Tanda Bahaya — Segera ke Dokter Hewan
- Diare lebih dari 24–48 jam atau makin parah.
- Ada darah atau lendir pada feses.
- Disertai muntah berulang.
- Kucing lemas, tidak mau makan, atau sembunyi terus.
- Tanda dehidrasi: gusi kering, mata cekung, kulit lambat kembali saat dicubit halus.
- Terjadi pada anak kucing, kucing senior, atau kucing sakit — jangan tunggu lama.
Diare pada anak kucing khususnya bisa cepat berbahaya. Kenali juga ciri-ciri kucing sakit lainnya.
Diperiksa di Rumah Tanpa Menambah Stres
Kucing yang lagi diare dan lemas rentan makin drop kalau harus dibawa keluar. Dokter hewan home visit bisa memeriksa hidrasi, memberi cairan, dan menilai penyebab langsung di rumah.
Faunafella Home Visit melayani area Jakarta, ditangani dokter hewan khusus home visit yang didampingi paramedis, dengan estimasi biaya yang disampaikan sebelum berangkat. Kalau kucingmu diare lebih dari sehari atau terlihat lemas, chat WhatsApp kami dan dokter bisa datang ke rumah.